0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Cikarang Karawang

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik di Jakarta, Jasa Instalasi Listrik di Bogor, Jasa Instalasi Listrik di Depok, Jasa Instalasi Listrik di Tangerang, Jasa Instalasi Listrik di Bekasi, Jasa Instalasi Listrik di Cikarang, Jasa Instalasi Listrik di Karawang, Jasa Instalasi Listrik di Jakarta Timur, Jasa Instalasi Listrik di Jakarta Barat, Jasa Instalasi Listrik di Jakarta Utara, Jasa Instalasi Listrik di Jakarta Selatan, Jasa Instalasi Listrik di Jakarta Pusat, Jasa Instalasi Listrik di Tangerang Kota, Jasa Instalasi Listrik di Tangerang Selatan

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

 

Jasa Instalasi Listrik

Pada umumnya bangunan baru entah itu berupa rumah, gedung ataupun bangunan umum lain pasti memerlukan listrik. Untuk mendapatkan listrik di berbagai titik bangunan, Anda membutuhkan jasa dari tukang instalasi listrik. Tenaga dari teknisi penginstal listrik ini dirasa cukup membantu karena sebagian besar orang merasa takut jika berhubungan dengan listrik. Dalam satu paket yang diberikan oleh jasa instalasi listrik biasanya sudah meliputi pemasangan alat-alat yang menggunakan listrik lainnya, bahkan termasuk pemasangan saluran telepon. Sebagai petunjuk, berikut adalah bagian-bagian umum yang dapat ditangani oleh teknisi instalasi listrik :

  • Instalasi listrik lampu
  • Instalasi listrik stop kontak
  • Instalasi listrik untuk pemasangan AC
  • Instalasi listrik untuk antena televisi
  • Instalasi listrik untuk panel MCB
  • Instalasi listrik untuk pemasangan pemanas air (water heater)
  • Instalasi kabel listrik
  • Instalasi untuk saluran telepon
  • Instalasi kabel ke Panel
  • Instalasi kabel Arde / Ground
  • Instalasi Penangkal Petir

Jika Anda ingin menambahkan beberapa instalasi di titik-titik lain, Anda akan dikenakan biaya ekstra oleh teknisinya. Untuk itu, sebaiknya kalkulasikan terlebih dahulu sebelum Anda melakukan kesepakatan dengan teknisi tersebut. Karena bila Anda menambah titik instalasi yang diluar kesepakatan tentu Anda harus membayar lebih. Instalasi yang benar sebaiknya disesuaikan dengan standar yang sudah ditentukan oleh pihak PLN. Oleh karena itu, cermatlah dalam memilih jasa instalasi listrik untuk keperluan Anda.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Alat – Alat Tukang Listrik

Pengenalan cara menggunakan  alat tukang listrik merupakan dasar pengetahuan dalam bidang teknik listrik. Salah memilih atau salah menggunakan alat kerja selain dapat merusak bahan yang dikerjakan dapat juga membahayakan keselamatan penggunanya. Oleh karena itu pengenalan alat kerja instalasi listrik wajib diketahui, oleh orang yang akan memasang listrik. Berikut merupakan alat – alat yang digunakan untuk instalasi listrik :

1. Test Pen (Electric Tester)

Alat yang digunakan untuk mengecek ada tidaknya listrik. Rangkaian Tespen berbentuk obeng yang mempunyai mata minus (-) berukuran kecil pada bagian ujungnya. Tespen juga memiliki jepitan seperti pulpen  dan di dalamnya terdapat led yang mampu menyala sebagai indikator tegangan listrik.

2. Volt Meter

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran tegangan atau beda potensial listrik antar dua titik pada suatu rangkaian listrik yang dialiri arus listrik.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

3. Waterpass

Alat untuk mengukur keseimbangan datar pada bidang bangunan yang dibuat.

4. Crimping Tool

Peralatan yang digunakan untuk mengcrimping RJ-45 yang sudah terpasang kabel UTP dengan benar. Fungsi Crimping Tool, diantaranya :
1. Digunakan untuk memotong kabel
2. Digunakan untuk mengupas kulit kabel
3. Digunakan untuk mengcrimping RJ-45

5. Tools Box

Harus wajib dimiliki oleh para tukang listrik agar peralatan listrik dapat disimpan dengan baik sehingga menghindari kehilangan dan kerusakan peralatan. Ada banyak model tools box yang dapat anda gunakan. Box ini dipergunakan untuk menyimpan peralatan yang berukuran kecil.

6. Solder Listrik

Suatu alat yang digunakan untuk melelehkan sambungan kawat dan menyambungkannya dengan kawat yang lain atau kawat yang terputus

7. Bor  Listrik

Bor digunakan untuk melubangi benda. Pada pekerjaan instalasi listrik, bor digunakan untuk membuat lubang yang berguna untuk memasang paku dan sekrup pada kayu atau tembok.

8. Tangga Geser

Berguna untuk menjangkau tempat – tempat yang tinggi, seperti atap rumah, loteng rumah, dll.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Tips ini sedikit berbagi ide memasang instalasi listrik rumah bertingkat. Hal tersebut dikarenakan banyak sekali instalasi listrik rumah bertingkat yang sangat susah dalam memperbaikinya. Banyak sekali ditemukan titik percabangan instalasi maupun pipa instalasinya ditanam langsung dalam beton. Alasannya supaya tidak terganggu dari hal-hal yang dapat merusak instalasi tersebut. Hal tersebut tentu saja ada benarnya, akan tetapi perlu diingat bahwa lantai beton tempat menaruh saluran instalasi akan sedikit mempengaruhi kekuatan betonnya. Hal tersebut dikarenakan adanya rongga didalamnya yang berasal dari pipa instalasi yang ditanam dan rata-rata pipa yang ditanam berupa paralon PVC. Itu alasan pertamanya. Alasan yang kedua adalah karena akan susah dalam memperbaiki maupun jika akan dilakukan penggantian kabel instalasi. Mengapa demikian..?

  • Yang pertama adalah jika suatu hal dalam menanam pipa instalasi terjadi kebocoran pada pipa (ketika berlangsungnya proses pengecoran) maka akan mengakibatkan campuran beton masuk kedalamnya sehingga pada akhirnya pipa instalasi tersebut menjadi buntu alias tersumbat.
  • Yang kedua adalah jika sampai titik percabangan juga ditanam pada beton. Coba anda bayangkan. Bagaimana menyambungkan kabelnya??

Diluar itu semua, paling sering dijumpai adalah pemilik rumah menggunakan kabel jenis NYM, instalasi rumahnya menggunakan kabel jenis NYY dan menganggap penanaman didalam beton tidak perlu menggunakan pipa instalasi.

 Tips Pemasangan Instalasi Listrik Rumah Bertingkat

  • Sebaiknya instalasi terbagi menjadi group instalasi yang berbeda untuk tiap lantai.
  • Jalur pembagian group dari kotak pengaman untuk lantai atas (lantai 2, 3, dst) dapat diletakkan disisi luar tembok rumah ataupun didalam tembok itu sendiri. Jika diletakkan disisi luar tembok rumah, pastikan jalur tersebut terlindungi dengan baik. Anda bisa menggunakan pipa paralon atau bahan lainnya yang tahan terhadap perubahan cuaca dan yang terpenting harus kedap air. Gambar ilustrasinya baik di luar maupun didalam tembok terlihat seperti gambar dibawah ini.
  • Usahakan pipa instalasi tidak tertanam didalam beton apalagi titik sambungnya. Jikapun ada sebaiknya hanya pipa instalasi untuk saluran menuju lampu penerangan, itupun juga jangan dicabangkan didalam beton jika lampu penerangan tersebut dipasang paralel dengan lampu lainnya. Kita ambil contoh denah sederhana dibawah ini.

Perlu di ingat, pastikan pipa instalasi yang akan ditanam dalam beton harus benar-benar tertutup rapat alias tidak ada kebocoran, terutama pada daerah sambungan pipa. Gunakan isolasi pada sambungan pipa untuk lebih melindungi dari kebocoran.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Satu hal lagi, jika anda merasa risih / kurang cocok dengan penutup asli dari kotak sambung, anda bisa mengatur penanaman kotak sambung sedikit lebih dalam dan membuat tutup modifikasi (seperti terlihat pada gambar kotak sambung ke lampu diatas) yang terbuat dari kayu atau bahan lainya sebagai penutup kotak sambung tersebut sehingga nantinya jika tembok dirapikan akan terlihat rata. Jangan lupa diberi tanda kecil pada daerah tempat tutup kotak sambung tersebut sehingga jika suatu saat akan memperbaiki tidak kebingungan mencarinya.

 

Denah instalasi listrik rumah tentunya wajib diketahui oleh pemilik rumah karena tempat hunian pastilah membutuhkan listrik untuk menunjang kehidupan. Meskipun memasang listrik tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang dan membutuhkan orang yang ahli, tetapi denah instalasi listrik tetap dibutuhkan saat pemasangan. Jangan sampai hanya gara-gara anda salah memasang listrik dalam tempat hunian, pemasangan instalasi listrik malah membuat anda merugi atau bahkan dalam bahaya. Untuk itu, ketahui cara membuat denah instalasi listrik rumah yang aman.

Membuat Denah Instalasi Listrik Rumah yang Aman

Saat para ahli listrik ingin melakukan pemasangan listrik di rumah-rumah, hal pertama yang mereka lakukan saat membuat denah instalasi listrik rumah adalah mengetahui dulu denah dalam rumahnya. Ya, denah rumah wajib diketahui oleh ahli pasang listrik karena ruangan dalam rumah pastilah membutuhkan aliran listrik, setidaknya hanya untuk menghidupkan lampu saja. Tak mungkin bukan jika anda hanya memasang listrik pada ruangan tertentu saja. Pastinya aliran listrik harus ada di seluruh rumah bukan.

Hal kedua yang harus diperhatikan dalam membuat denah instalasi listrik rumah adalah memasang ground. Ground tersebut biasanya dipasang di depan rumah anda. Ada yang harus anda perhatikan saat memasang ground, alangkah baiknya anda memasang ground dengan tangan. Jika anda memilih memasangnya dengan menggunakan palu, dikhawatirkan palu bisa membuat batang ground mengelupas sehingga kerjanya kurang maksimal. Belum lagi, jika anda memukulkan palu dengan keras, batang ground bisa bengkok atau bahkan rusak.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

 

Tentunya tak hanya disitu pembuatan denah instalasi listrik rumah. Selanjutnya, memasang atau membuat kotak untuk sekering. Agar sekering aman, buatlah kotak yang ukurannya sedikit lebih besar dengan sekeringnya. Kemudian, setelah anda membuat kotak, pasang kabel sekering bersamaan dengan kabel MYM-nya. Jangan lupa juga untuk membuat pipa untuk kabel listrik agar kabel aliran listrik tersebut bisa tertata dengan rapi dan tak membuat rumah anda menjadi berantakan karena kabel listrik di mana-mana.

 

Grounding Instalasi Listrik Rumah – Dalam suatu instalasi listrik rumah, grounding wajib dipasang sebagai keselamatan bagi instalasi listrik rumah itu sendiri. Akan tetapi, sebagian besar masyarakat masih kurang memahami seberapa penting fungsi grounding ini.

Kalaupun mengerti, mungkin saja tidak banyak yang tahu parameter apa yang harus diperhatikan sebagai justifikasi apakah system grounding yang terpasang sudah baik atau belum. Untuk itu marilah kita simak artikel ini lebih dalam.

Pengertian Grounding

Dari situs Wikipedia, dijelaskan bahwa grounding adalah suatu jalur langsung dari arus listrik menuju bumi atau koneksi fisik langsung ke bumi. Dipasangnya koneksi grounding pada instalasi listrik adalah sebagai pencegahan terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik berbahaya yang ter-ekspos akibat terjadi kegagalan isolasi.

Dalam PUIL 2000 (PUIL : Persyaratan Umum Instalasi Listrik, saat ini edisi terakhir adalah tahun 2000), dipakai istilah pembumian, dan memiliki pengertian sebagai “penghubungan suatu titik sirkuit listrik atau suatu penghantar yang bukan bagian dari sirkuit listrik, dengan bumi menurut cara tertentu”

(PUIL adalah ketentuan atau persyaratan teknis yang diterapkan di Indonesia, dengan mengacu kepada standard internasional, dan dibuat sebagai pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik)

Pun, koneksi ke tanah dapat juga membatasi kenaikan dari tegangan listrik statis ketika menangani produk yang mudah terbakar atau ketika memperbaiki perangkat elektronik. Contohnya adalah saat pengisian BBM di SPBU dari truk tangki pengangkut ke tangki penyimpanan SPBU, dimana truk tangki itu harus disambungkan ke kabel grounding agar mencegah timbulnya listrik statis yang dapat menimbulkan percikan api sehingga mengakibatkan kebakaran.

Pengertian listrik statis secara singkat adalah kumpulan muatan listrik yang terdiri dari unsur positif dan negatif, dalam keadaan “diam” (secara teknis elektron bergerak mengelilingi inti atom) dan dapat secara tiba-tiba bergerak atau terjadi loncatan bila didekati oleh suatu unsur penghantar listrik seperti logam atau kabel listrik. Loncatan ini kadang-kadang dapat menimbulkan percikan api bila muatannya besar. Contoh paling mudah adalah petir.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Fungsi Grounding

Sebagai bagian dari perlindungan terhadap instalasi listrik rumah, grounding ini mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut :

  1. Untuk tujuan keselamatan, seperti yang dijelaskan sebelumnya, grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik langsung ke bumi atau tanah saat terjadi tegangan listrik yang timbul akibat kegagalan isolasi dari sistem kelistrikan atau peralatan listrik. Contohnya, bila suatu saat kita menggunakan setrika listrik dan terjadi tegangan yang bocor dari elemen pemanas di dalam setrika tersebut, maka tegangan yang bocor tersebut akan mengalir langsung ke bumi melalui penghantar grounding. Dan kita sebagai pengguna akan aman dari bahaya tersengat listrik. Perlu diingat, peristiwa tersengat listrik terjadi bila ada arus listrik yang mengalir dalam tubuh kita.
  2. Dalam instalasi penangkal petir, sistem grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik yang besar langsung ke bumi. Dalam prakteknya, pemasangan grounding untuk instalasi penangkal petir dan instalasi listrik rumah harus dipisahkan.
  3. Sebagai proteksi peralatan elektronik atau instrumentasi sehingga dapat mencegah kerusakan akibat adanya kebocoran tegangan.

Bila ditinjau lebih luas lagi, pengertian dan fungsi grounding akan berbeda bila diterapkan pada sistem transmisi tenaga listrik, tujuan pengukuran, pesawat terbang atau pesawat ruang angkasa.

  1. Untuk rangkaian sistem transmisi tenaga listrik yang besar, bumi itu sendiri dapat digunakan sebagai salah satu penghantar bagi jalur kembali dari rangkaian tersebut, dimana dapat menghemat biaya bila dibandingkan pemasangan satu penghantar fisik sebagai saluran kembali. Perlu diketahui, arus listrik yang mengalir ke beban akan mengalir kembali ke sumber arus listrik tersebut.
  2. Untuk tujuan pengukuran, bumi dapat berperan sebagai tegangan referensi yang relatif cukup konstan untuk melakukan pengukuran sumber tegangan lain.

Sistem Grounding Instalasi Listrik Rumah

Kabel grounding secara umum tersambung dengan kWh meter PLN. Pada saat pemasangan kWh meter, petugas PLN yang melakukan pemasangan instalasi grounding dan juga menyambung kabel grounding di dalam kWh meter tersebut. Dalam hal ini petugas PLN akan memastikan grounding terpasang dengan benar. Karena kWh meter adalah milik PLN dan disegel.

Tetapi, sering juga perumahan yang dibangun memasang sendiri instalasi grounding, dengan menggunakan jasa kontraktor instalasi listrik, sebelum PLN memasang kWh meter-nya. Dan kemudian saat kWh meter dipasang, petugas PLN akan menyambung koneksi grounding tersebut di kWh meter. Untuk sistem koneksi grounding di kWh meter, terminal grounding akan dihubungkan dengan terminal netral. Sistem grounding di kWh meter akan disambungkan menggunakan kabel grounding dari kabel NYM  masuk ke MCB Box.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

 

Dalam gambar tersebut, sirkuit dari instalasi listrik rumah menggunakan 3 buah MCB dan kabel masuk dari kWh meter berada dibagian bawah serta kabel keluarnya berada dibagian atas. Terminal netral berada dibagian atas (kabel berwarna biru) dan terminal proteksi grounding berada dibagian bawah (kabel hijau-kuning).

Bagaimana dengan instalasi grounding dibagian luar atau “outdoor”. Untuk tipe yang umum atau konvensional bisa dilihat pada gambar berikut

 

Dari gambar dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Sistem grounding yang terpasang ada dua macam yaitu untuk instalasi listrik rumah dan instalasi penangkal petir. Dua sistem grounding ini memang harus dipisahkan pemasangannya dan berjarak paling tidak 10 meter.
  2. Koneksi grounding untuk instalasi listrik rumah terpasang di kWh meter PLN.

Komponen instalasi grounding adalah sebagai berikut :

  1. Grounding rod, yaitu batang grounding yang ditanam di dalam tanah. Terdiri dari pipa galvanis medium ¾”, kawat tembaga BC berdiamater 16 mm2, Dan dilengkapi dengan “splitzen” yang dikencangkan dengan baut. Panjang grounding rod ini biasanya antara 1.5 m s/d 3 m.
  2. Pipa PVC, yang digunakan sebagai selubung (konduit) dari kabel grounding yang ditanam dalam dinding / tembok atau untuk jalur kabel penangkal petir.

Dari kWh meter, kawat tembaga BC yang terpasang dalam pipa PVC sebagai konduit bertemu dengan grounding rod dalam satu bak kontrol. Untuk instalasi penangkal petir, air terminal yang terpasang harus mampu meng-cover sampai radius 120 derajat. Dan di posisi air teminal, batang tembaga disambung dengan kabel BC langsung menuju grounding rod.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Parameter  Menentukan Kualitas Grounding

Parameter yang paling penting dalam menilai kualitas grounding adalah resistensi atau nilai tahanan dalam satuan Ohm, yang terukur di koneksi grounding tersebut. Semakin kecil nilai tahanannya, semakin baik grounding tersebut. Artinya arus gangguan listrik atau petir dapat lebih cepat menuju bumi tanpa hambatan berarti. Ingatlah, arus listrik secara alami cenderung mencari jalan dengan hambatan termudah.

Nilai yang umum dipakai adalah nilai tahanan maksimal 5 Ohm untuk instalasi listrik rumah dan maksimal 2 ohm untuk instalasi petir. Hal ini juga sesuai dengan yang dinyatakan dalam PUIL 2000.

Yang perlu dicatat disini adalah, nilai tahanan yang didapat tidak selalu sama dengan panjang grounding rod yang terpasang, karena sangat tergantung pada kondisi tanah dimana instalasi grounding ini dipasang. Bila kondisi tanahnya mempunyai nilai tahanan rendah, maka cukup dipasang satu atau dua batang grounding rod dan tahanan yang terukur dapat mencapai dibawah 5 Ohm.

Bila tahanan terukur masih tinggi, maka panjang grounding rod harus ditambah agar lebih dalam lagi. Akan tetapi, PUIL 2000 menjelaskan, jika daerah yang mempunyai jenis tanah yang nilai tahanannya tinggi, tahanan grounding-nya boleh mencapai maksimal 10 Ohm.

Pengukuran nilai tahanan ini menggunakan “earth tester”, dimana alat ukur ini sudah menjadi alat wajib bagi kontraktor yang mengerjakan instalasi grounding. Anda hanya perlu memastikan bahwa nilai tahanan yang terukur sudah sesuai dengan persyaratan instalasi grounding. Jadi bukan berapa meter grounding rod ditanam, tapi nilai resistansi yang harus jadi parameter utama.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Bagaimana Koneksi Grounding sampai di Peralatan Listrik

Satu hal yang tidak boleh kita abaikan adalah koneksi grounding harus dipastikan tidak terputus sampai ke peralatan listrik yang kita gunakan sehari-hari. Dari MCB Box atau kWh meter, kabel grounding yang berwarna hijau-kuning ini bersama dengan kabel phase dan netral akan melewati seluruh instalasi listrik rumah dan akhirnya terkoneksi di stop kontak.

Gambar berikut adalah salah satu contoh stop kontak, dimana kotak merah memperilhatkan koneksi dari grounding tersebut.

 

Hal berikut selanjutnya adalah pada colokan listrik atau steker. Sebaiknya gunakan colokan listrik yang mempunyai fasilitas koneksi grounding terpasang. Anda dapat melihat pada gambar berikut contoh colokan listrik yang mempunyai koneksi grounding

 

Untuk peralatan listrik dengan kapasitas cukup besar atau sering kita gunakan/sentuh sehari-hari seperti TV, Rice-cooker, setrika listrik, kabel rol, mesin cuci, kulkas, dll, sebaiknya menggunakan colokan listrik dengan fasilitas grounding ini.

Bila anda mempunyai informasi lain atau pengalaman yang mungkin saja berguna sebagai pelajaran, anda bisa menghubungi kami di halaman Kontak Kami atau memberikan komentar tambahan, sehingga artikel ini dapat lebih bermanfaat lagi.

Sekali lagi, keselamatan anda ditentukan oleh pengetahuan dan pemahaman yang anda miliki, kemudian aplikasi yang sudah dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari dan akhirnya ditambah pengalaman yang dialami diri sendiri ataupun orang lain yang berbagi kepada anda.

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Standarisasi Instalasi Listrik

Instalasi listrik merupakan hal yang wajib dilakukan setelah konstruksi bangunan telah selesai. Setiap bangunan terkadang mempunyai konstruksi bangunan yang rumit. Dengan semakin rumitnya konstruksi dan semakin meningkatnya jumlah dan jenis barang yang dihasilkan, standarisasi menjadi suatu kewajiban.

– Standarisasi juga mengurangi pekerjaan tangan maupun pekerjaan otak. Dengan tercapainya standarisasi, mesin-mesin dan alat-alat dapat dipergunakan secara lebih baik dan lebih efisien, sehingga dapat menurunkan harga pokok dan meningkatkan mutu.

– Standarisasi membatasi jumlah jenis bahan dan barang, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan.

Peraturan umum untuk instalasi cahaya dan tenaga.

1. Semua alat hubung dan perlangkapan pembagi pesawat listrik, motor listrik, hantaran dari alat-alat harus memenuhi peraturan dan pemeriksaan yang berlaku untuk itu.
2. Hal tersebut di atas tidak berlaku untuk tegangan yang lebih dari pada yang ditetapkan.
3. Tegangan untuk instalasi penerangan arus bolak-balik tidak boleh lebih tinggi dari 300 volt terhadap tanah.
4. Instalasi harus terdiri dari paling sedikit dua golongan. Terkecuali jika instalasi tersebut tidak lebih dari 6 titik hubung. Tiap golongan tidak lebih dari 12 titik hubung, untuk pemasangan yang baru tidak lebih dari 10 titik. Ketentuan di atas tidak berlaku untuk penerangan reklame, pesta dan yang bersifat istimewa seperti pada toko.
5. Setiap golongan penerangan, pembagian arusnya harus sama rata pada bagian fasenya.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Instalasi Rumah Tinggal

Untuk pemasangan suatu instalasi listrik lebih dahulu harus dibuat gambar-gambar rencananya berdasarkan denah bangunan, dimana instalasinya akan dipasang jika spesifikasinya dan syarat-syarat pekerjaan yang diterima dari pihak bangunan / pemesan. Harus diperhatikan spesifikasi dan syarat pekerjaan ini menguraikan syarat yang harus dipenuhi pihak pemborong, antara lain mengenai pelaksanaannya material yang digunakan, waktu penyerahannya dan sebagainya.

Gambar-gambarnya harus jelas, mudah dibaca dan dimengerti. Gambar denah bangunannya biasanya disederhanakan. Dinding-dindingnya digambar dengan garis tunggal agar tipis, saluran-saluran listriknya karena lebih penting maka digambar lebih tebal. Supaya gambarnya rapi harus dipilih tebal garis yang tepat.

Menurut ayat 401B3, gambar-gambar yang diperlukan yaitu :

Gambar situasi, untuk menyatakan letak bangunan dimana sintalasinya akan dipasang, serta rencana penyambungan dengan jaringan PLN.

A) Gambar Instalasinya meliputi :

– Rencana penempatan semua peralatan listrik yang akan dipasang dan sarana peralatan, misalnya titik lampu, sakelar, kontak-kontak, perlengkapan hubung bagi.

– Rencana penyambungan peralatan listrik dengan alat pelayanannya misalnya antara lampu dengan sakelarnya, motor dan pengasutnya dan sebagainya.

– Hubungan antara peralatan listrik dan sarana pelayanannya dengan perlengkapan hubung bagi yang bersangkutan.

– Data teknis penting dari setiap peralatan listrik yang akan dipasang perencanaan letak saklar,lampu dan stop kontak

B) Diagram instalasi garis tunggal meliputi :

– Diagram perlengkapan hubung bagi dengan keterangan mengenai ukuran/daya nominal setiap komponen.

– Keterangan mengenai beban yang terpasang dan pembaginya.

– Ukuran dan jenis hantaran yang akan digunakan.

– Sistem groundingnya.

C) Gambar perincian atau keterangan yang diperlukan misalnya :

– Perkiraan ukuran fisik perlengkapan hubung bagi.

– Cara pemasangan alat-alat listriknya

– Cara pemasangan kabelnya.

– Cara kerja instalasi kontrolnya kalau ada.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Pengawasan dan Tanggung Jawab.

Pengawasan pemasangan instalasi listrik dan tanggung jawab pelaksana dan pelaksanaan pekerjaan diatur dalam pasal 910 antara lain ditentukan sebagai berikut.

1. Setiap pemasangan listrik harus mendapat ijin dari instansi yang berwenang, umumnya dari cabang PLN setempat.
2. Penaggung jawab pekerjaan instalasi harus seorang yang ahli berilmu pengetahuan dalam pekerjaan instalasi listrik danmemiliki ijin dari instansi yang berwenang.
3. Pekerjaan pemasangan instalasi listrik harus diawasi oleh seorang pengawas yang ahli dan berpengetahuan tentang listrik, menguasai pengaturan perlistrikan, berpengalaman dlaam pemasangan instalasi listrik dan bertanggung jawab atas keselamatan para pekerjanya.
4. Pekerjaan pemasangan instalasi listrik harus dilaksanakan oleh orang-orang yang berpengalaman tentang listrik.
5. Pemasangan instalasi listrik yang selesai dikerjakan harus dilaporkan secara tertulis kepada bagan pemeriksa (umumnya PLN setempat) untuk diperiksa dan diuji.
6. Setelah dinyatakan baik secara tertulis oleh bagan pemeriksa dan sebelum diserahkan kepada pemilik, instalasinya harus dicoba dengan tegangan dan arus kerja penuh selama waktu yang cukup lama, semua peralatan yang dipasang harus dicoba.
7. Perencana suatu instalasi listrik bertanggung jawab atas rencana yang telah dibuatnya.
8. Pelaksana pekerjaan instalasi listrik bertanggung jawab atas pekerjaannya selama batas waktu tertentu. Jika terjadi suatu kecelakaan karena kesalahan pemasangan ia bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

Pemeriksaan dan Pengujian Instalasi

Pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik meliputi :

1. Tanda-tanda.
2. Peralatan listrik yang dipasang.
3. Cara pemasangannya.
4. Polaritasnya.
5. Groundingnya
6. Tahanan isolasi.
7. Kelangsungan rangkaian.

 

0812_8462_8080 (Tsel), Jasa Instalasi Listrik

Bp Gogot Bimantoko

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s